Identifikasi Bahaya dan Resiko Pada Alat Incinerator di Rumah Sakit Hermana Lembean

Penulis

  • Fadel Palita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Maria Tomohon
  • Stella Rasu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Maria Tomohon

Kata Kunci:

incinerator, limbah medis, keselamatan kerja, K3RS

Abstrak

Pengelolaan limbah medis di rumah sakit merupakan aspek penting dalam menjamin keselamatan pasien, tenaga kesehatan, dan lingkungan. Salah satu metode yang umum digunakan adalah incinerator, namun penggunaannya memiliki potensi bahaya dan risiko yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya serta menganalisis risiko yang terdapat pada penggunaan alat incinerator di Rumah Sakit Hermana Lembean. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan petugas terkait, serta studi dokumentasi. Analisis risiko dilakukan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi sumber bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah pengendalian yang tepat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya pada incinerator, antara lain paparan suhu tinggi, emisi gas berbahaya, risiko kebakaran, paparan bahan infeksius, serta potensi kecelakaan kerja akibat kesalahan operasional dan kurangnya penggunaan alat pelindung diri (APD). Kesimpulannya, penggunaan incinerator di Rumah Sakit Hermana Lembean memiliki potensi bahaya yang perlu dikelola secara sistematis melalui identifikasi dan pengendalian risiko yang efektif guna meningkatkan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-27

Cara Mengutip

Palita, F., & Rasu, S. . (2026). Identifikasi Bahaya dan Resiko Pada Alat Incinerator di Rumah Sakit Hermana Lembean. Watson Journal Of Nursing, 4(2). Diambil dari https://www.e-journal.stikesgunungmaria.ac.id/index.php/wjn/article/view/160